Karo, Teknojurnal.net – Semangat menghadirkan rumah ibadah yang layak terus dilakukan Mesjid Nusantara hingga ke pelosok negeri. Kali ini, pembangunan masjid dilaksanakan di Desa Mburidi, Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, wilayah yang dikenal memiliki akses jalan cukup sulit dan berada jauh dari pusat kota,19 mei 2026.
Perjalanan menuju lokasi pembangunan membutuhkan perjuangan ekstra. Medan jalan yang terjal dan sebagian besar belum memadai tidak menyurutkan langkah tim relawan Mesjid Nusantara untuk hadir membantu masyarakat setempat.
Mesjid yang dibangun di tengah lingkungan masyarakat lintas agama tersebut menjadi simbol kebersamaan, toleransi, dan semangat persaudaraan antarumat beragama di Tanah Karo.
Meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan, tim pembangunan tetap bekerja dengan penuh semangat demi mewujudkan harapan masyarakat memiliki tempat ibadah yang nyaman dan representatif.

Bang Natan Tarigan selaku ustadz masjid setempat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh relawan serta donatur yang telah membantu proses pembangunan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Mesjid Nusantara serta para donatur yang sudah peduli kepada masyarakat di sini. Kehadiran relawan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga ukhuwah dan kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Maliki, relawan Mesjid Nusantara, mengatakan bahwa pembangunan rumah ibadah di daerah terpencil merupakan bagian dari komitmen lembaganya untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Meski akses menuju lokasi cukup berat, hal itu tidak menjadi penghalang bagi kami. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di pelosok juga memiliki masjid yang layak untuk beribadah dan kegiatan pembinaan umat,” kata Maliki.
Ia menambahkan, pembangunan masjid tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial masyarakat sekitar.
Warga Desa Mburidi pun menyambut hangat pembangunan tersebut. Kehadiran relawan dan proses pembangunan masjid dinilai membawa harapan baru sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga di daerah tersebut.
Liputan khusus : Team Pedalaman
Editor : Apep Sae







