Rumah Zakat Bekali UMKM Desa Berdaya Rancakasumba dengan Pelatihan Pencatatan Keuangan Usaha dan HPP

Kab. Bandung, Mediadesaberdaya.com – Rumah Zakat melalui Program Bantuan Kewirausahaan (BURSA) kembali memperkuat kapasitas pelaku usaha dengan menggelar Pelatihan Pencatatan Keuangan Usaha dan Urgensi Menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) bagi UMKM binaan di Desa Berdaya Rancakasumba, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung. Kegiatan yang dilaksanakan di RM Kefoo, Solokanjeruk, ini diikuti oleh 10 peserta program dan berlangsung pada pukul 13.00–16.00 WIB. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pendampingan berkelanjutan agar pelaku UMKM tidak hanya mampu meningkatkan penjualan, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola usahanya secara profesional.

Dalam arahannya, Relawan Inspirasi Rumah Zakat untuk Desa Rancakasumba, Bu Imas, menyampaikan bahwa kemampuan mencatat keuangan dan memahami Harga Pokok Produksi merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki setiap pelaku usaha. Menurutnya, banyak usaha kecil yang mengalami kesulitan berkembang bukan karena produknya kurang diminati, melainkan karena belum memiliki kebiasaan mencatat transaksi dan belum mengetahui biaya produksi secara tepat. Oleh karena itu, pelatihan ini bertujuan membangun kebiasaan baik dalam pengelolaan usaha, sehingga UMKM memiliki pondasi yang kuat untuk bertumbuh, lebih siap mengambil keputusan bisnis, meningkatkan keuntungan, serta mampu naik kelas menjadi usaha yang tangguh dan berkelanjutan.

 

Materi pelatihan disampaikan oleh Teh Yuli, Owner Abbasyulis Snack, yang juga merupakan alumni Peserta Program Rumah Zakat Tahun 2024. Berbekal pengalaman mengembangkan usahanya, Teh Yuli membimbing peserta mengenai cara sederhana mencatat pemasukan dan pengeluaran, memisahkan keuangan pribadi dengan usaha, hingga menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) sebagai dasar dalam menentukan harga jual yang tepat. Penyampaian materi yang disertai contoh nyata membuat peserta lebih mudah memahami bahwa pencatatan keuangan bukan sekadar administrasi, melainkan alat penting untuk mengetahui kondisi usaha dan merencanakan pengembangannya.

Pelatihan berlangsung interaktif dengan sesi praktik menggunakan buku kas usaha yang telah disiapkan. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan materi serta berdiskusi mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam mengelola keuangan usaha. Melalui kegiatan ini, Rumah Zakat berharap lahir kebiasaan baru di kalangan UMKM Desa Berdaya Rancakasumba, yaitu menjadikan pencatatan keuangan dan perhitungan HPP sebagai bagian dari aktivitas rutin dalam menjalankan usaha. Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketahanan usaha, memperkuat daya saing, dan membuka peluang berkembang secara berkelanjutan.

 

“Usaha yang hebat tidak hanya lahir dari produk yang baik, tetapi juga dari kebiasaan mencatat yang baik. Ketika pelaku UMKM memahami keuangan usahanya dan mengetahui HPP produknya, mereka sedang membangun pondasi menuju usaha yang lebih tangguh, lebih menguntungkan, dan siap naik kelas”, Bu Imas, Relawan Inspirasi Rumah Zakat Desa Berdaya Rancakasumba.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan