MEKARSARI, KABUPATEN BANDUNG, MediaDesaBerdaya.com — Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan masyarakat Kampung Jigud Sari RW 14, Desa Mekarsari, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung. Di tengah musim kemarau, warga bersama BPD terpilih melaksanakan kerja bakti membersihkan dan membenahi saluran air di lingkungan setempat.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan saluran air tetap berfungsi dengan baik. Meskipun saat ini curah hujan masih rendah, pembenahan saluran air dinilai penting sebagai langkah antisipasi agar lingkungan tetap tertata dan tidak menimbulkan persoalan ketika hujan kembali turun.
Kerja bakti berlangsung dengan penuh semangat. Warga dari berbagai unsur bahu-membahu membersihkan saluran, mengangkat lumpur dan sampah, serta merapikan bagian-bagian saluran yang dinilai perlu dibenahi.

Ayi Andi, BPD terpilih yang menjadi perwakilan wilayah Kadus 4, turut turun langsung memimpin dan menggerakkan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Meski secara resmi belum dilantik, semangatnya untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kebajikan di tengah masyarakat sudah terlihat.
Bagi Ayi Andi, keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan bukan semata-mata karena jabatan, melainkan bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat yang nantinya akan menjadi bagian dari tanggung jawabnya sebagai anggota BPD.
“Walaupun belum dilantik, sebagai bagian dari masyarakat tentu kita punya kewajiban untuk ikut berbuat dan memberikan manfaat. Gotong royong seperti ini jangan menunggu jabatan atau momentum tertentu. Kalau ada yang bisa kita kerjakan bersama untuk kepentingan lingkungan, mari kita lakukan,” ungkapnya.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi budaya positif di lingkungan masyarakat Desa Mekarsari.
Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Asep Suryana, mengapresiasi antusiasme warga dan keterlibatan BPD terpilih dalam kegiatan kerja bakti tersebut.
Menurut Asep, kegiatan gotong royong merupakan salah satu kekuatan masyarakat desa yang harus terus dijaga. Terlebih, kebersihan dan kondisi lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah desa.
“Ini merupakan hal yang sangat positif. Walaupun belum dilantik, Pak Ayi Andi sudah menunjukkan kepedulian dan kemauan untuk turun langsung bersama masyarakat. Inilah yang kami harapkan dari seorang wakil masyarakat, bukan hanya hadir ketika ada kegiatan resmi, tetapi juga mampu menjadi penggerak di tengah warga,” kata Asep.
Ia menambahkan, kegiatan sederhana seperti membersihkan saluran air memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, kerja bakti juga mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Semangat 45 ini jangan hanya menjadi slogan. Harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Kalau masyarakat kompak, banyak persoalan di lingkungan yang bisa diselesaikan secara bersama-sama,” tambahnya.
Warga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin, tidak hanya ketika memasuki musim hujan. Dengan adanya kepedulian bersama, saluran air dapat terjaga kebersihannya dan lingkungan Kampung Jigud Sari tetap nyaman bagi seluruh masyarakat.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Kampung Jigud Sari menjadi gambaran bahwa pembangunan lingkungan tidak selalu harus dimulai dari program besar. Kepedulian, kebersamaan, dan kemauan untuk turun tangan bersama justru menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berdaya.
Gotong royong bukan sekadar kerja bersama, tetapi juga bentuk nyata kepedulian untuk menjaga lingkungan dan memperkuat kebersamaan masyarakat.









